Wind Tire Pressure Tips World Information – Good tire pressure greatly affects car performance in terms of performance / acceleration of the car, driving comfort and safety of the car. Simply put, a good tire pressure is a pressure in accordance with the manufacturer’s standards, this standard is usually listed on the car’s dashboard or inside door of the car or car manual or written on the tire itself, the unit for tire pressure is Psi where many cars in Indonesia has wind pressure between 28 to 34 Psi.

 

World Information – Good tire pressure greatly affects car performance in terms of performance / acceleration of the car, driving comfort and safety of the car. Simply put, a good tire pressure is a pressure in accordance with the manufacturer’s standards, this standard is usually listed on the car’s dashboard or inside door of the car or car manual or written on the tire itself, the unit for tire pressure is Psi where many cars in Indonesia has wind pressure between 28 to 34 Psi. Check Ban Every 2 Weeks

Make Google view image button visible again: https://goo.gl/DYGbub

 

 

 

Air pressure in the tire of the car is not always stable means always diminishes all the time, automotive lovers often rely on feelings or to determine the tire car less wind pressure (gembos), good tire pressure check is to use tire pressure gauge so automotive lovers also know accurately what is the tire pressure of the car now. Checking the tire pressure periodically / routinely recommended by the manufacturer of tires, at least every 2 weeks once the tire pressure in the tire should be controlled, this is to avoid the things that are not desired on the way. In checking the tires the automotive enthusiasts should check all tires and spare tires, provide the same tare on all tires (exception if the front and rear tires stand differently), each tire is always reduced by a percentage that may not same each period. Car Tire Pressure Increases

 

 

This should be known by automotive lovers. If a car is driven for a long journey it may cause increased pressure in the tire, especially if the trip is made during the day on which the car tire will rub against the asphalt and generate heat + heat from the asphalt itself, under which conditions the tire pressure will increase (air expanding). This is why the tire pressure of the car should not be pumped more than Max Pressure (for maximum pressure on the tire) because if at a cold temperature the car is given maximum air pressure such as 40 psi then when used in the course of tire pressure will increase and erupt. Fill The Wind When Cold Filling the tire of the car is ideally done when the tire is cool in order to obtain an accurate pressure, if the automotive lovers run out of the long journey at least wait 2 or 3 hours before filling the wind to all the tires in a cold state. Do not forget the air outlet cover on the tire when finished pumping the tires, because the air in the tire can also come out through the lid of this tire (which is small in the mouth of the tire pump).

 

Spooring and Balancing Spooring and Balancing is indispensable for maintaining stability of tires or air pressure in tires, unbalanced or non-aligned foot legs aka snake while running will cause the car tire to work with extras, this will ease tires wear quickly and air in the tire as well unstable. In addition to the effect on tire / pressure, spooring and balancing also affect the endurance of the legs of the car (shock) and affect the comfort of driving.

Note the Ban Tire Automotive lovers also have to pay attention to the maximum load that can be carried by the tire, calculate the weight of the car plus passenger + goods, not to total load exceeds the maximum capacity of tire haulage. For example the car has a weight of 1500 Kg and the maximum load of the tire is 550 kg for 1 tire, so if 4 tires can load 2200 kg, meaning do not put a load of more than 700 Kg on the car. Note also the placement of goods, do not place the goods on one side of the car is buffered 1 tire just make it to 4 tires get a uniform load to avoid bursting the tire due to large loads. Use of Nitrogen

 

The use of nitrogen to fill the tires is highly recommended for maximum performance of tires, nitrogen has a lighter weight than air (ordinary winds) and more difficult to get out of the tire. Charging using nitrogen will provide a much better quality of pressure and stable, considering that if the automotive lovers pumping on the tire tire on the roadside the possibility of wind is mixed with water while the pure nitrogen gas. How to replace air with nitrogen is: Cushion the air in the car tire, the better the better Fill tires with nitrogen nitrogen up to 80% of standard pressure, eg 30 Psi standard pressure then fill with 24 Psi nitrogen only Toss the tire (drain back), remove the nitrogen Fill the tires back with nitrogen with standard pressure The principle of tire pressure Wind pressure in the range of 28-32 psi is widely used in sedan cars, while 30-34 psi is widely used in small MPV cars such as deer or avanza and xenia which are intended to carry heavier loads. The heavier the car and functioned to carry heavy loads then the pressure on the tire is also larger (adjust to the manufacturer’s standards) The pressure is too low resulting in low performance of the car, in which case the pull becomes reduced and the car speed is

 

Pressure that is too large can cause uneven tire tread gripping the road as it feels slippery, pressure on tires that are too high also cause reduced driving comfort because the car slam will feel hard. The tendency of tires that are pumped with high pressure will also be easily depleted at the center of the tire tread, which although on the side of the tread is still thick but in the middle is thin then the tire must be replaced which means Rp again. Ideally, tires run out evenly.

* quoted from :       http://ag03s.blogspot.co.id

*  Ind. translt ———————————————–

Otomotif , Tips » Tips Tekanan Angin Ban Mobil Tips Tekanan Angin Ban Mobil Dunia Informasi –

Tekanan angin ban mobil yang baik sangat mempengaruhi performa mobil baik dalam hal performa/ akselerasi mobil, kenyamanan berkendara maupun safety mobil. Secara sederhana tekanan ban mobil yang baik adalah tekanan yang sesuai dengan standar pabrikan, standar ini biasanya tertera pada dashboard mobil atau pintu bagian dalam mobil atau buku panduan mobil atau tertulis pada ban itu sendiri, satuan untuk tekanan ban mobil adalah Psi yang mana banyak mobil di indonesia memiliki tekanan angin antara 28 sampai 3

 

Cek Ban Tiap 2 Minggu Tekanan udara dalam ban mobil tidak selalu stabil artinya selalu berkurang setiap waktu, Pecinta otomotif sering mengandalkan perasaan atau untuk menentukan ban mobil kurang tekanan angin (gembos), pemeriksaan tekanan ban yang baik adalah dengan menggunakan alat ukur tekanan ban sehingga pecinta otomotif juga mengetahui dengan akurat berapa tekanan ban mobil sekarang. Memeriksa tekanan ban mobil secara periodik/ rutin sangat disarankan oleh pabrikan ban, paling tidak tiap 2 minggu sekali tekanan angin dalam ban harus dikontrol, hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat dalam perjalanan.

Dalam memeriksa ban hendaknya pecinta otomotif memeriksa keseluruhan ban baik yang terpasang maupun ban serep /cadangan, berikan takanan yang sama pada semua ban (pengecualian jika standart ban depan & belakang memang berbeda), tiap-tiap ban angin juga selalu berkurang dengan prosentase yang mungkin tidak sama tiap periodenya. Tekanan Ban Mobil Bertambah Hal ini perlu diketahui oleh para pecinta otomotif. Jika mobil dikemudikan untuk perjalanan yang cukup jauh bisa menyebabkan meningkatnya tekanan dalam ban, terlebih jika perjalanan dilakukan pada siang hari yang mana ban mobil akan bergesekan dengan aspal dan menimbulkan panas + panas dari aspal itu sendiri, pada kondisi ini tekanan ban mobil akan meningkat (udara memuai). Hal ini yang menyebabkan mengapa tekanan ban mobil tidak boleh dipompa lebih dari Max Pressure (tekanan maksimal ban) karena jika pada suhu dingin mobil diberikan tekanan udara maksimum misalnya 40 psi maka saat digunakan dalam perjalanan tekanan ban akan bertambah dan meletus.

 

Isi Angin Saat Dingin Mengisi angin ban mobil idealnya dilakukan saat ban dalam keadaan dingin agar memperoleh tekanan yang akurat, jika pecinta otomotif habis melakukan perjalanan jauh setidaknya tunggu 2 atau 3 jam sebelum mengisi angin agar semua ban dalam keadaan dingin. Jangan lupakan penutup lubang udara pada ban saat selesai memompa ban mobil, karena udara dalam ban juga bisa keluar melalui tutup ban ini (yang bentuknya kecil di mulut pompa ban).

Spooring dan Balancing Spooring dan Balancing sangat diperlukan untuk menjaga kestabilan ban atau tekanan udara dalam ban, kaki-kaki mobil yang tidak seimbang atau tidak lurus alias seperti ular saat dijalankan akan menyebabkan ban mobil bekerja dengan ekstra, hal ini akan memudahkan ban cepat aus dan udara dalam ban juga tidak stabil. Selain berpengaruh pada ban/ tekanan, spooring dan balancing juga berpengaruh pada ketahanan kaki-kaki mobil (shock) dan berpengaruh pada kenyamanan berkendara.

Perhatikan Beban Ban Pecinta otomotif juga harus memperhatikan beban maksimum yang dapat dibawa oleh ban, pehitungkan bobot mobil ditambah penumpang + barang, jangan sampai total beban melebihi kapasitas maksimum daya angkut ban. Misalnya mobil memiliki bobot 1500 Kg dan beban maksimum ban adalah 550 kg untuk 1 ban, maka jika 4 ban dapat memuat 2200 kg, artinya jangan memasukkan beban lebih dari 700 Kg pada mobil. Perhatikan pula penempatan barang, jangan tempatkan barang pada salah satu sisi mobil yang disangga 1 ban saja buat ke 4 ban mendapatkan beban yang merata untuk menghindari meletusnya ban akibat beban besar.

Penggunaan Nitrogen Pemakaian nitrogen untuk mengisi ban mobil sangat disarankan untuk performa maksimal ban, nitrogen memiliki bobot yang lebih ringan dari udara (angin biasa) dan lebih sulit keluar dari ban. Pengisian menggunakan nitrogen akan memberikan kualitas tekanan yang jauh lebih bagus dan stabil, mengingat jika pecinta otomotif memompa pada tukang tambal ban di pinggir jalan kemungkinan angin adalah bercampur air sedangkan nitrogen murni gas. Cara penggantian udara dengan nitrogen adalah: Kuras udara dalam ban mobil, semakin habis semakin baik Isi ban dengan nitrogen nitrogen sampai 80 % dari tekanan standart, misal tekanan standart 30 Psi maka isi dengan 24 Psi nitrogen saja Kempeskan ban (kuras kembali), keluarkan nitrogen tadi Isi kembali ban dengan nitrogen dengan tekannan standart Prinsip Tekanan Ban Tekanan angin pada kisaran 28-32 psi banyak digunakan pada mobil sedan, sedangkan 30-34 psi banyak digunakan pada mobil MPV kecil seperti kijang atau avanza dan xenia yang memang diperuntukkan mengangkut beban lebih berat.

Semakin berat mobil dan difungsikan untuk membawa beban berat maka tekanan pada ban juga lebih besar (sesuaikan dengan standar pabrikan) Tekanan terlalu rendah mengakibatkan rendahnya performa mobil, dalam hal ini tarikan menjadi berkurang dan kecepatan mobil juga berkurang, tekanan angin yang rendah juga menyebabkan dinding ban mudah Aus atau habis   Tekanan yang terlalu besar dapat menyebabkan tapak ban tidak merata mencengkeram jalan akibatnya terasa licin, tekanan pada ban yang terlalu tinggi juga menyebabkan kenyamanan berkendara berkurang karena bantingan mobil akan terasa keras. Kecenderungan ban yang dipompa dengan tekanan tinggi juga akan mudah habis pada bagian tengah tapak ban, yang mana meskipun pada bagian tapak samping masih tebal akan tetapi pada tengah sudah tipis maka ban harus diganti yang artinya Rp lagi. Idealnya ban habis secara merata.  sumber Artikel lain yang mungkin Anda cari

Make Google view image button visible again: https://goo.gl/DYGbub