Ada Remaja Masuk Terowongan MRT Tanpa Masker, Apa Efeknya Bagi Paru?

Jakarta, Baru-baru ini sedang viral foto selfie tiga orang remaja di dalam terowongan proyek MRT (Mass Rapid Transit) Jakarta. Dalam foto tersebut tampak tak semuanya memakai masker, adakah efek buruknya bagi saluran napas?

Kepada detikHealth, dokter spesialis paru dari RS MH Thamrin, Prof dr Faisal Yunus, SpP(K), MD, PhD, menjelaskan bahwa risiko bagi kesehatan saluran pernapasan bisa saja ada. Namun risiko itu bergantung juga pada berbagai faktor,misalnya riwayat kesehatan, kondisi udara di terowongan, dan durasi orang tersebut berada di dalam terowongan.

Menurut Prof Faisal, salah satu penyakit yang rentan menyerang pekerja maupun orang-orang yang berada di lingkungan proyek adalah pneumokoniosis. International Labour Organization (ILO) mendefinisikan pneumokoniosis sebagai penyakit yang terjadi akibat penumpukan debu dan logam di dalam paru, terutama di daerah tambang, proyek pembangunan dan pabrik logam.

Baca juga: Ahli Pernapasan Sebut Asap Rokok Pencetus Asma Paling Kuat

Pneumokoniosis sendiri disebutkan Prof Faisal umumnya terjadi akibat paparan logam dan debu dalam jangka waktu yang panjang, tidak serta-merta terjadi akibat berada di proyek dalam satu hari saja. Sehingga, risiko penyakit semacam ini jarang dialami oleh mereka yang hanya berada satu hari di dalam proyek bangunan, termasuk pengunjung dan para remaja masuk tersebut.

Categories: Health

Leave A Reply

Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu